Saturday, June 30, 2012

Komposisi Pemain Juga Tentukan Kesuksesan Warriors


Manila - Indonesia Warriors akhirnya berhasil keluar sebagai juara di kompetisi ABL musim ketiga. Komposisi pemain yang lebih bagus daripada musim sebelumnya juga menjadi salah satu penentu kesuksesan mereka.

Warriors menjuarai ABL musim ini setelah menundukkan tim Filipina, San Miguel Beermen, di babak final dengan skor 2-1 dalam sistem best of three. Keberhasilan mereka terasa lebih indah karena dipastikan dengan kemenangan dalam laga penentuan di kandang Beermen.

Setelah kalah 83-86 di game pertama, menang 81-61 di game kedua, tim besutan Todd Purves ini menang 78-76 di game penentuan, Sabtu (30/6/2012).

Menurut Rony Gunawan, Warriors bisa juara karena punya pemain-pemain yang lebih oke daripada musim pertama dan kedua.

"Tahun ini, komposisi pemain lebih bagus, baik lokal maupun asingnya. Jadi, tim ini sangat bagus tahun ini," ungkap Rony di Manila, Sabtu (30/6/2012).

Di tengah musim, Warriors mendapatkan tambahan tenaga pemain asing baru dalam diri Evan Brock dan Stanley Pringle. Selain itu, menjelang akhir musim, Arki Dikania Wisnu dan Christian Ronaldo Sitepu juga bergabung dengan tim. Karena pemain-pemain tersebut cepat menyatu dengan Warriors, tim pun makin tangguh.

"Kuncinya kita cepat beradaptasi dengan pergantian pemain di tengah musim. Di ABL ini, (komposisi) pemain sangat berperan penting, terutama pemain asing. Peran mereka sangat vital sekali," ujar Rony.

Kesuksesan Warriors sempurna dengan keberhasilan Evan Brock tampil sebagai MVP final dan pelatih Todd Purves menjadi pelatih terbaik ABL musim ini. Purves sendiri mengatakan, Warriors tidak memenangi laga final dengan mudah. Ia bahkan memuji organisasi permainan dari Beermen.

"Saya angkat topi untuk (pelatih Beermen) Bobby Parks dan organisasi permainan Beermen. Organisasi permainan mereka kelas dunia," kata Purves.


Via: Komposisi Pemain Juga Tentukan Kesuksesan Warriors

"Spanyol Bukan Tim Dewa"


KIEV, KOMPAS.com - Bek Italia, Giorgio Chiellini, menilai Spanyol bukanlah tim "dewa" yang tidak dapat dikalahkan oleh tim lainnya. Pemain berusia 27 ini yakin "Gli Azzurri" dapat mengalahkan "La Furia Roja" di babak final Piala Eropa, Minggu (1/7/2012).

Italia dan Spanyol sebelumnya sempat bertemu di babak penyisihan Grup C. Ketika itu, kedua tim berbagi poin setelah bermain imbang 1-1.

"Mereka (Spanyol) cuma manusia biasa, dan kita dapat kalahkan mereka," tegas Chiellini seperti dilansir Football Italia.

"Besok, kami tidak akan membalas dendam kepada siapa pun. Kami hanya ingin mewujudkan mimpi kami menjadi kenyataan. Meskipun lelah, kami akan selalu menemukan energi untuk bermain di final," lanjutnya.

Italia lolos ke final setelah mengempaskan Inggris (adu penalti 4-2) di perempat final dan Jerman (2-1) di semifinal. Sementara, Spanyol menyingkirkan Perancis (2-0) dan Portugal (4-2 adu penalti).


Via: "Spanyol Bukan Tim Dewa"

UEFA Sediakan Rp 1,2 Triliun untuk 580 Klub


KIEV, KOMPAS.com - UEFA menganggarkan 100 juta euro atau sekitar Rp 1,2 triliun untuk diberikan kepada sekitar 580 klub anggota 53 federasi sepak bola di bawah UEFA karena mengizinkan pemain mereka tampil di Piala Eropa 2012, terhitung sejak kualifikasi hingga putaran final. Uang tersebut akan didistribusikan sesuai mekanisme yang disepakati UEFA dan Asosiasi Klub Eropa (ECA), Sabtu (30/6/2012).

Sebanyak 40 juta euro akan diberikan kepada klub yang mengizinkan pemainnya tampil pada babak kualifikasi dan sebanyak 60 juta euro kepada klub yang mengizinkan pemain mereka tampil di putaran final.

Jumlah uang yang akan diterima klub bergantung pada honor per pemain per hari dan juga mempertimbangkan kategorisasi klub di dunia sepak bola Eropa. Rincian lebih jauh tentang mekanisme ini akan diumumkan saat kalkulasi selesai.

"Berkat kerja sama luar biasa antara UEFA dan ECA, keputusan hari ini akan bermanfaat bagi sepak bola dan membantu membentuk masa depan yang bagus dan solid untuk sepak bola Eropa," ujar Presiden UEFA, Michel Platini.

Menambahkan itu, Ketua ECA, Karl-Heinz Rummenigge, mengatakan, "Peningkatan dari 55 juta euro ke 100 juta eurp menunjukkan bahwa klub berkontribusi signifikan terhadap kesuksesan turnamen ini. Mekanisme distribusi baru adalah hasil kerja sama antara ECA dan UEFA. Kami gembira dengan hasilnya. Ini tak hanya akan bermanfaat untuk sekitar 580 klub, tetapi sepak bola secara keseluruhan."


Via: UEFA Sediakan Rp 1,2 Triliun untuk 580 Klub

Balotelli Incar Sepatu Emas


KIEV, KOMPAS.com - Penyerang Italia, Mario Balotelli, berhasrat mencetak gol ke gawang Spanyol dalam babak final, Minggu (1/7/2012), agar dapat menjadi top scorer di Piala Eropa kali ini.

Balotelli kini bersanding di daftar pemain tersubur dengan torehan tiga gol bersama Mario Gomez (Jerman), Alan Dzagoev (Rusia) dan Mario Mandzukic (Kroasia). Pemain berusia 21 tahun itu berpeluang menjadi top scorer tunggal jika dapat membobol gawang kiper Iker Casillas dalam laga nanti, mengingat para pesaingnya sudah tersingkir.

"Akan luar biasa jika memenangkan final dengan mendapatkan keinginanku (menjadi top scorer) itu. Akan tetapi, jika kami menang dan aku tidak mencetak gol juga tentunya akan sama luar biasa-nya," ujar Balotelli seperti dilansir Football Italia.

"Aku sangat senang saat ini dan aku harap akan lebih bahagia Minggu nanti. Kami sudah mencapai final, dan harus ada satu dari dua tim terbaik menang dalam turnamen ini. Karena itu, kami harus menuju ke Kiev untuk meraih kemenangan," tegasnya kemudian.

Pada laga finanl nanti, Super Mario --sapaan Balotelli-- sangat mungkin bertemu dengan rekan satu klubnya di Manchester City, David Silva. "Aku mengenal baik, karena dia (Silva) adalah rekanku dan kami bermain bersama di laga pertama. Jadi, pertandingan nanti akan sangat menyenangkan," kata Balotelli.


Via: Balotelli Incar Sepatu Emas

Bautista Dihukum Usai Insiden dengan Lorenzo


Assen - Alvaro Bautista dinilai bersalah, menyusul insiden crash antara dirinya dengan Jorge Lorenzo. Akibatnya, Bautista bakal start dari urutan terbelakang di MotoGP Jerman.

Pada balapan di Sirkuit Assen, Sabtu (30/6/2012), Lorenzo, yang menang berturut-turut di tiga seri terakhir, mengalami insiden di awal lomba. Ia ditabrak Alvaro Bautista di tikungan pertama, dan keduanya langsung out.

Pemenang balapan tersebut, Casey Stoner, sampai-sampai menyayangkan insiden tersebut. Ia mengaku tidak terlalu senang meraih kemenangan, tanpa rival beratnya memberikan perlawanan.

MotoGP kemudian memutuskan Bautista bersalah. Mereka menyebut, Bautista membalap dengan sikap yang tidak bertanggungjawab, membahayakan Jorge Lorenzo, dan akhirnya dihukum start dari urutan paling belakang di Sachsenring.

Gresini mengajukan banding atas hukuman tersebut. Tapi, para steward dari FIM menyatakan bahwa keputusan tersebut adalah final.


Via: Bautista Dihukum Usai Insiden dengan Lorenzo

Terwujudnya Mimpi Warriors


Manila - Butuh tiga musim bagi Indonesia Warriors untuk bisa menyabet gelar juara ASEAN Basketball League (ABL). Keberhasilan mereka mewujudkan mimpi mereka ini adalah buah dari kerja keras.

Warriors tampil sebagai juara usai mengalahkan San Miguel Beermen dengan skor total 2-1 di babak final yang memakai sistem best of three. Dalam game penentuan yang digelar di Ynares Sports Arena, Pasig City, Manila, Sabtu (30/6/2012), tim asuhan Todd Purves itu menang satu bola 78-76.

Ini adalah gelar pertama buat Warriors. Di musim pertama, saat masih memakai nama Satria Muda Britama, mereka harus puas jadi runner-up karena ditundukkan Philippine Patriots di final. Semusim berikutnya, mereka malah gagal lolos ke babak play-off.

"Musim pertama kita masuk final, tapi kalah. Di musim kedua, saat itu jadwal ABL dan NBL sama, makanya kita merosot. Di musim ketiga, kita berpikir bahwa tim yang bertanding di ABL dan NBL harus dipisah, dan harus disiapkan sendiri-sendiri," ungkap pemilik Warriors, Erick Thohir, saat ditemui seusai pertandingan.

"Di sini kita bukan cuma membawa nama Warriors, tapi juga nama Indonesia. Itu yang berat. Persiapan kita lebih bagus dari musim kedua karena tim kita terpisah," jelasnya.

Erick menambahkan, Warriors bisa juara karena berani bermimpi. Kendati harus menghadapi lawan-lawan tangguh se-ASEAN, timnya mau bekerja keras demi mengejar kejayaan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada para pemain, pelatih, para partner untuk bisa membawa mimpi Indonesia menjadi juara. Misi Indonesia Warriors dan Satria Muda kan sama, yaitu juara Indonesia, Indonesia juara. Ini yang harus kita wujudkan," tuturnya.

"Kita harus membuat mimpi kita sendiri, jangan melihat mimpi orang terus. Kita harus membuat mimpi kita dan kita harus berusaha. Insya Allah kalau kita serius, kita fokus, kita fight, akan dikasih jalan," kata Erick.


Via: Terwujudnya Mimpi Warriors

Capello Merapat ke Rusia


ROMA, KOMPAS.com - Fabio Capello dikabarkan akan segera melatih tim nasional Rusia. Menurut Football Italia, pelatih berusia 66 tahun itu, tengah melakukan negosiasi dengan Federasi Sepak bola Rusia (RFU).

Rusia ditengarai akan merombak struktur organisasi sepak bolanya karena kegagalan lolos dari fase grup Piala Eropa 2012. Diunggulkan lolos dari Grup A, tim "Beruang Merah" justru takluk di tangan Yunani di partai terakhir penyisihan grup dan gagal melaju ke perempat final.

Presiden RFU, Sergey Fursenko, Selasa (26/6/2012), mengundurkan diri karena kegagalan tersebut. Sementara, Pelatih Rusia, Dick Advokad pun tampaknya akan meninggalkan skuadnya untuk kembali ke PSV Eindhoven musim panas mendatang.

Sejumlah media lokal di Rusia juga menyebut Capello sebagai kandidat utama pelatih baru timnas. Mantan pelatih timnas Inggris itu, diharapkan dapat mengikuti keberhasilan pelatih asal Italia, Luciano Spalleti di Zenit St. Petersburg.


Via: Capello Merapat ke Rusia

Blanc-Perancis Tak Lanjutkan Kerja Sama


PARIS, KOMPAS.com - Laurent Blanc tak akan memperpanjang kontrak sebagai pelatih tim nasional Perancis. Demikian disampaikan Blanc dan Federasi Sepak Bola Perancis (FFF), Sabtu (30/6/2012).

Blanc melatih Perancis pada 1 Juli 2010 dengan kontrak hingga 30 Juni 2010. Menurut AFP, saat itu FFF sebetulnya menawarkan kontrak berdurasi empat tahun, tetapi Blanc menolak karena menilainya terlalu dini untuk menyepakati kontrak untuk periode sepanjang itu.

"Laurent Blanc menghubungi Presiden FFF Noel Le Graet untuk menyampaikan keputusannya bahwa ia tak akan meminta kontraknya sebagai pelatih tim nasional diperbarui," demikian pernyataan FFF.

Soal kontrak baru, Blanc dan FFF sudah bertemu pada Kamis (28/6/2012). Pembicaraan saat itu tak berlangsung hingga tuntas dan pertemuan Sabtu (30/6/2012) merupakan lanjutannya.

Dalam surat yang dikirim ke Kantor Berita AFP, Blanc mengatakan, dirinya memutuskan tak memperbarui kontrak karena dirinya dan Le Graet tak memiliki kesamaan pandangan soal pengelolaan tim nasional Perancis dua musim mendatang.

"Dalam diskusi (dengan Graet) pada 28 Juni lalu, kami tak bisa mencapai kesepahaman soal manajemen tim nasional Perancis untuk dua musim mendatang," ujar Blanc.

"Dalam kondisi ini dan setelah mempertimbangkan masalah tersebut, saya menyampaikan kepadanya, hari ini Sabtu (30/6/2012), keputusan saya adalah tidak menginginkan kontrak saya saat ini diperbarui," lanjutnya.


Via: Blanc-Perancis Tak Lanjutkan Kerja Sama

Spanyol akan Pasang 3 Striker Sekaligus


KIEV, KOMPAS.com - Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque kembali akan membuat gebrakan. Menghadapi final Piala Eropa lawan Italia, Minggu atau Senin (2/7/2012) dini hari WIB, dia akan memasang tiga striker sekaligus sejak awal.

Sebelumnya, Del Bosque juga membuat kejutan dengan memakai formasi yang disebut banyak orang sebagai 4-6-0, karena tak memakai striker murni. Dia lebih memakai tiga gelandang serang di lini depan atau juga disebut memakai nomor 9 palsu yang diperankan Cesc Fabregas.

Formasi ini dikritik banyak orang dan Spanyol dianggap mulai membosankan dengan tika-tiki yang hanya mementingkan penguasaan bola. Sementara serangan mereka tak terlalu tajam seperti yang diharapkan orang.

Namun, kini dia menjanjikan akan memasang tiga striker langsung. "Kami sudah memutuskan pemain yang akan diturunkan untuk besok. Kami akan bermain dengan tiga penyerang," kata Del Bosque kepada surat kabar Deportes Cuatro.

Minggu atau Senin dini hari WIB itu akan menjadi final ketiga Spanyol secara berturut-turut di turnamen besar. Mereka sudah menjuarai Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Jika kembali juara, mereka akan memecahkan rekor.

"Tak perlu menceritakan kepada para pemain betapa pentingnya pertandingan ini, karena mereka selalu bermain di pertandingan-pertandingan penting. Yang pasti, mereka mewakili seluruh negara dan ada tuntutan besar," tegas Del Bosque.

Ketika ditanya tentang perbedaan antara kiper Spanyol, Iker Casillas, dan kiper Italia, Gianluigi Buffon, ia menjawab, "Casillas lebih baik, tapi rekor Buffon sangat mengagumkan."


Via: Spanyol akan Pasang 3 Striker Sekaligus

Bukan Kemenangan Mudah buat Warriors


Manila - Indonesia Warriors akhirnya tampil sebagai juara ASEAN Basketball League (ABL) musim ketiga. Namun, untuk memastikan gelar tersebut, Warriors harus melalui perjuangan yang tidak mudah.

Warriors bertemu dengan San Miguel Beermen di babak final yang memakai sistem best of three. Setelah kalah 83-86 di kandang Beermen, Warriors membalas di game kedua yang digelar di Jakarta dengan skor mencolok 81-61. Karena kedudukan sama kuat, game ketiga pun terpaksa dihelat.

Dalam pertandingan game ketiga di Ynares Sports Arena, Pasig City, Manila, Sabtu (30/6/2012), Beermen yang tampil di hadapan dukungan publiknya sendiri langsung tampil menekan. Mereka sempat unggul lima poin, namun tembakan tiga angka Jerick Uy Canada membuat Warriors berbalik unggul 15-13. Setelah itu, Warriors menutup kuarter pertama dengan 19-13.

Di kuarter kedua, Beermen mencoba untuk mengejar. Namun, Warriors masih bisa menjaga jarak dan menambahkan 19 poin untuk memimpin 38-33.

Usaha Beermen untuk menyamakan kedudukan baru berhasil di awal kuarter ketiga saat tembakan Christhoper Banchero membuat skor jadi 38-38. Bahkan, beberapa saat kemudian Willard Crew membawa Beermen memimpin dua poin. Namun, tak lama kemudian Warriors unggul lagi lewat tembakan tiga angka Joseph Salangsang. Setelah itu, tim tamu mulai menjauh dan unggul jauh 64-53 di akhir kuarter.

Kuarter keempat berjalan seru sekaligus menegangkan. Beermen kembali memangkas selisih poin menjadi dua angka dalam kedudukan 69-71 saat pertandingan tinggal tersisa 2 menit 14 detik.

Saat waktu tinggal tersisa 17 detik lagi, Warriors juga cuma unggul 78-76. Mereka makin tegang karena dua lemparan bebas Evan Brock di momen selanjutnya tak masuk keranjang. Beruntung buat mereka, usaha Beermen untuk menyalip lewat tembakan tiga angka Nicholas Fazekas gagal. Warriors pun menang 78-76 dan berhak mengangkat piala.

Seusai pertandingan, pelatih Warriors, Todd Purves, mengakui bahwa game ketiga ini berjalan tidak mudah. Dia pun tak sungkan memuji Beermen.

"Ini masih merupakan pertandingan yang sangat ketat. San Miguel sangat 'Brasil', sangat terlatih," ucapnya.

"Saya angkat topi untuk
Via: Bukan Kemenangan Mudah buat Warriors

Lorenzo Gagal Finis, Stoner Ikut Menyayangkan


Assen - Nasib berbeda dialami Casey Stoner dan Jorge Lorenzo di Assen. Sementara Stoner tampil jadi juara, Lorenzo justru gagal finis. Ia pun ikut menyayangkan sialnya Lorenzo yang gagal finis itu.

Pada balapan di sirkuit Assen, Sabtu (30/6/2012), Stoner memastikan kemenangannya terutama sejak berhasil menyalip rekan Repsol Honda-nya, Dani Pedrosa, di sembilan lap terakhir. Setelah melakukan overtake itu ia tak terkejar lagi oleh Pedrosa dan menyentuh garis finish pertama dengan catatan waktu 41 menit 19,855 detik.

Lorenzo gagal finis. Pebalap asal Spanyol itu bernasib sial karena out tak lama setelah start. Padahal, ia tampil sebagai penguasa pada tiga seri berurutan sebelumnya.

"Kami tidak ingin meraih poin di dalam kejuaraan karena pebalap lain mengalami crash," ucap Stoner seperti dilansir Autosport.

"Jorge dan saya saling respek dan kami tidak ingin melihat kejadian seperti itu terjadi. Kejadian itu sangat disayangkan menimpanya," tegas Stoner.

Lorenzo mengalami insiden di awal lomba. Ia ditabrak Alvaro Bautista di tikungan pertama, dan keduanya langsung out. Sementara, bagi Stoner sendiri ini adalah kemenangannya yang ketiga di musim ini dari tujuh seri yang telah tergelar.



Via: Lorenzo Gagal Finis, Stoner Ikut Menyayangkan

Evan Brock MVP Final ABL


Manila - Kebahagiaan kubu Indonesia Warriors makin lengkap karena mereka bukan cuma tampil sebagai kampiun ABL musim ketiga. Pemain mereka, Evan Brock, juga dinobatkankan sebagai pemain terbaik di final.

Brock tampil cukup konsisten di final tahun ini. Forward asal Amerika Serikat itu membukukan 24 poin di game pertama, namun saat itu timnya Warriors kalah 83-86.

Di game kedua yang digelar di Jakarta, Brock masih jadi top performer. Dia menorehkan 26 poin plus 16 rebound dan mengantarkan timnya menang 81-61.

Brock masih jadi salah satu pemain kunci di game penentuan di Ynares Sports Arena, Pasig City, Manila, Sabtu (30/6/2012). Pemain bernama lengkap Evan McArthur Brock ini membukukan double-double dengan 15 poin dan 16 rebound.

Penghargaan MVP untuk Brock ini juga melengkapi dua award lain yang diterima kubu Warriors. Sebelumnya, pelatih Todd Purves terpilih sebagai pelatih terbaik, sedangkan Steven Demon Thomas dinobatkan sebagai pemain bertahan terbaik.

Warriors sendiri tampil sebagai juara usai mengalahkan San Miguel Beermen di laga ketiga. Pada pertandingan tersebut, Warriors menang dengan skor 78-76.



Via: Evan Brock MVP Final ABL

Inter Pernah Menarik Balotelli Kembali


MILAN, KOMPAS.com - Pemilik dan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, mengungkapkan, pihaknya pernah berusaha menarik Mario Balotelli lagi ke San Siro. Namun, Manchester City sebagai pemiliknya menolak.

Balotelli besar di akademi sepak bola Inter Milan. Dia mulai dipromosikan ke tim senior saat Inter masih dilatih Roberto Mancini. Di bawah Pelatih Jose Mourinho, Balotelli belum diberi banyak kesempatan. Pada Agustus 2010, Mancini merekrutnya ke City. Saat itu, ia ditransfer 22 juta euro (sekitar Rp 261,5 miliar).

Balotelli terus berkembang sebagai pemain hebat. Bahkan, dia baru saja menjadi bintang Italia. Ia mencetak dua gol di semifinal Piala Eropa 2012 saat Italia melawan Jerman. Italia pun menang 2-1 dan lolos ke final.

"Saya bahagia buat Mario karena akhirnya dia menemukan rumahnya, Italia. Apalagi, rasanya dia sudah dicintai setiap orang Italia seperti yang ia inginkan," kata Moratti kepada La Gazzetta dello Sport.

"Ini seperti sebuah penaklukkan. Dalam pelukan ibunya setelah pertandingan, Anda bisa melihat segala yang pernah saya katakan. Itu sebuah konfirmasi atas seseorang yang akhirnya menyaradi dia tak akan menyia-nyiakan bakatnya," lanjut Moratti.

Moratti juga membantah jika pihaknya menyesal karena telah melepaskan Balotelli, meski berusaha mendapatkannya lagi. "Benar, Inter pernah ingin memiliki Balotelli lagi, tapi ditolak Manchester City. Jika ada penyesalan di diri saya, itu karena melepaskan Andrea Pirlo ke AC Milan," akunya.

"Balotelli adalah anak yang kompleks. Tapi, di atas segalanya ia adalah bakat hebat dan di Piala Eropa 2012 dia membuktikannya di depan mata dunia di pentas internasional," ujarnya.

Dilaporkan, usaha Inter untuk mendapatkan Balotelli lagi dilakukan dua bulan lalu. Hal itu diakui Moratti.

"Saya tak malu mengakui menginginkan Balotelli lagi. Saya akan bahagia untuk memilikinya lagi. Tapi, Macnhester City yang punya hak atasnya dan mereka ingin mempertahankannya," jelasnya.

Selain Balotelli, Pirlo juga tampil menawan di Piala Eropa 2012. Sebelumnya, ia telah menunjukkan sentuhan mautnya dengan membawa Juventus menjuarai Liga Serie-A musim 2011-12. Dia sebelumnya pemain Inter Milan yang kemudian dijual ke AC Milan. Ternyata, Milan akhirnya melepaskannya ke Juventus.

"Apakah saya menyesal dulu menjual Pirlo? Jika kami menyesal, bagaimana dengan perasaan AC Milan?" sindir Moratti.

"Dia pemain hebat. Seseorang yang berumur 30-an tahun tapi bermain seperti berumur 16 tahun. Karakter dan kemampuannya untuk membuat sesuatu menjadi mudah sangat mengagumkan, terutama setiap gerakannya untuk tim dan tak pernah untuk dirinya sendiri," puji Moratti.


Via: Inter Pernah Menarik Balotelli Kembali

Tristan Alif Dipersiapkan Menuju Anfield


JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah-tengah kedatangan Josep Guardiola ke Indonesia, terdapat sosok yang tak kalah mencuri perhatian. Dialah Tristan Alif Naufal. Bocah berusia 7 tahun itu dianggap memiliki bakat menjadi pemain sepak bola di masa depan.

Alif juga sempat menunjukkan kebolehannya mengolah si kulit bulat. Guardiola sempat dibuat terpukau oleh aksi bocah yang saat ini menimba ilmu sepak bola di Liverpool Academy Indonesia itu.

Tak ingin bakat Alif sia-sia, pihak Liverpool Academy Indonesia telah memiliki rencana matang untuknya. Semua itu dilakukan agar Alif memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari pengembangan pemain belia Liverpool di Inggris.

"Alif kami proyeksikan untuk mengikuti trial di Inggris ketika berusia 10 tahun. Karena saat ini dia baru berusia 7 tahun, kami akan terus memantau perkembangannya," jelas Humas Liverpool Academy Indonesia, Qatrunnada Salma, di Jakarta, Sabtu (30/6/2012).

"Banyak program yang akan dijalani Alif. Dia saat ini sedang belajar bahasa Inggris dan kami juga terus memantau kondisi fisik serta gizi Alif," sambungnya.

Pihak Liverpool sendiri juga mengikuti perkembangan Alif. Jika terus menunjukkan perkembangan signifikan, mungkin saja Alif bisa menjadi salah satu bocah asal Indonesia yang menimba ilmu di Anfield beberapa tahun mendatang. Terus berjuang, Alif!


Via: Tristan Alif Dipersiapkan Menuju Anfield

Clijsters Lolos Usai Zvonareva Mundur


London - Eks petenis wanita nomor satu dunia, Kim Clijsters, tak perlu berpeluh keringat untuk menembus babak keempat Wimbledon, usai lawannya Vera Zvonareva mundur di set kedua.

Dalam laga babak ketiga yang dihelat, Sabtu (30/6) dinihari WIB, Clijsters mengawali laga dengan baik saat merebut set pertama dengan kemenangan 6-3 dalam waktu 41 menit.

Namun, di set kedua akhirnya laga harus terhenti saat Clijsters sedang unggul 4-3 dan Zvonareva terlihat mengalami gangguan yang membuat sulit bernafas, hingga akhirnya petenis Rusia itu harus mundur ketika laga berjalan 42 menit.

"Saya harus mundur. Tidak mungkin lagi saya bermain. Anda tidak pernah ingin mundur di turnamen Grand Slam seperti ini, ketika Anda sedang bertarung dengan salah satu pemain bagus. It's never good," keluh Zvonareva seperti dilansir Reuters.

Clijsters akan menghadapi unggulan ke-8, Angelique Kerber, di babak 16 besar yang sebelumnya mengalahkan Christina McHale. Selama mengikuti Wimbledon, prestasi terbaik Clijsters yang kini berperingkat 46 dunia itu hanyalah semifinalis di 2003 dan 2006.



Via: Clijsters Lolos Usai Zvonareva Mundur

Lorenzo Puas Start Ketiga


Assen - Jorge Lorenzo mengaku kegagalannya meraih pole diakibatkan kesalahannya sendiri. Meski begitu ia tetap puas dengan start ketiga yang didapat sekaligus optimistis bisa meraih hasil bagus.

Lorenzo sebenarnya mengawali sesi kualifikasi di sirkuit Assen, Jumat (29/6) malam WIB dengan sangat baik di mana ia leading catatan waktu dibanding pebalap lain, termasuk Casey Stoner dan Dani Pedrosa.

Namun, kesalahan di lap terakhir kualifikasi membuatnya harus rela disalip catatan waktunya oleh Stoner dan Pedrosa. Alhasil pole pun diraih Stoner dan Lorenzo harus start di posisi ketiga.

Gap dengan Stoner boleh dibilang cukup jauh yakni 0,288 detik dan Lorenzo menyebut kesalahan saat menikung di lap terakhir menyebabkan posisi pole melayang.

"Hari ini hujan membuat kami kesulitan di pagi dan sore hari. Akhirnya kami bisa mendapat kecepatan maksimal di lima menit terakhir untuk mendapat pole position," ungkap Lorenzo di Autosport.

"Saya mencoba dua lap. Di lap terakhir saya sangat cepat tapi terlalu telat mengerem di tikungan jadi saya kehilangan sepersekian detik dan saya tidak mampu meraih pole position. Tapi posisi ketiga adalah posisi bagus untuk memulai balapan nanti," lanjutnya.

Lorenzo dalam tiga race terakhir selalu menang dan membuat selisih poin dengan Stoner menjadi 25 angka. Meski posisi start tak bagus dan memungkinkan Stoner untuk meraih kemenangan, namun Lorenzo tak begitu peduli dan memilih fokus tampil maksimal saat balapan.

"Hal yang terpenting adalah bisa menyelesaikan balapan dan mendapat poin serta punya feeling yang bagus dengan motor. Sepertinya kami punya itu pada balapan akhir pekan ini, jadi kita lihat saja," tutup Lorenzo.


Via: Lorenzo Puas Start Ketiga

Tim Kapinis Bandung Memimpin Kejurnas Arung Jeram Muaraenim


Muaraenim - Tim Kapinis II Bandung untuk sementara memimpin di hari pertama Kejurnas Arung Jeram di Sungai Enim, Bedegung, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Sabtu (30/6/2012).

Ini diraih setelah mereka menjadi yang tercepat pada nomor sprint dengan catatan waktu satu menit 7,477 detik. Tim kedua yang meraih catatan waktu terbaik adalah Kapinis I Bandung dengan 01:08,943, serta BRC Boogie Banten dengan catatan waktu 01:09,230 di peringkat ketiga.

Pada hari pertama ini digelar dua nomor yakni sprint dan head to head. Saat sprint, sejumlah peserta mengalami kesulitan saat memasuki pertengahan jalur lomba, lantaran arus tipis dan terdapat dua batu besar. Banyak perahu peserta tersangkut beberapa detik.

Syukurlah kami lolos dari jalur itu, kata Wawan Purwana, manajer tim Kapinis Bandung, kepada detikcom, Sabtu (30/06/2012).

"Arung Sumsel 2012" diikuti 16 tim dari sejumlah daerah di Indonesia, berlangsung sampai 3 Juli.





Via: Tim Kapinis Bandung Memimpin Kejurnas Arung Jeram Muaraenim

Friday, June 29, 2012

Sebanyak 16 Tim Mengikuti Kejurnas Arung Jeram di Muaraenim


Muaraenim - Sebanyak 16 tim mengikuti Kejurnas Arung Jeram "Arung Sumsel 2012" yang digelar di Bedegung, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, 30 Juni-3 Juli 2012.

Saat ini ke-16 tim sudah berada di lokasi dan mulai mencoba arus di huluan Sungai Enim yang menjadi lokasi perlombaan.

Ke-16 peserta itu antara lain berasal dari Banten, Bandung, DKI Jakarta, Bengkulu, Palembang, Muaraenim, Medan, dan Tapanuli.

"Kejurnas ini selain untuk memasyarakat olahraga arung jeram, mengingat begitu banyaknya lokasi olahraga ini di Indonesia, juga menjadi ajang pembinaan, dan promosi pariwisata," kata Ahmad Rapanie Igama selaku ketua panitia pelaksana kepada detikcom, Jumat (29/06/2012).

Ada beberapa jenis lomba yang digelar dalam kejurnas ini yakni sprint dengan jarak 800-1.000 meter; head to head yakni lomba kecepatan secara simultan dengan jarak 800-1.000 meter; slalom atau lomba kecepatan dan keterampilan tim dengan jarak tempuh 1.000 meter; serta down river yakni lomba kecepatan dan keterampilan dalam jarak tempuh 3-5 kilometer.

Kejuaraan yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Kabupaten Muaraenim, dan Federasi Arung Jeram Indonesia
Via: Sebanyak 16 Tim Mengikuti Kejurnas Arung Jeram di Muaraenim